Momen Safari Ramadan Dijadikan Ajang Sosialisasikan Program Pemkab Tasikmalaya

Safari Ramadan
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi dan Muspika Kecamatan Manonjaya foto bersama usai Safari Ramadhan di Masjid Agung Manonjaya, Sabtu (7/3/2026). (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

Sebagai bentuk komitmen pengabdian, mahasiswa penerima bantuan diwajibkan mengabdi di desa asalnya setelah lulus guna mendorong percepatan pembangunan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat potensi desa melalui pengembangan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pendaftaran program tersebut masih dibuka hingga 31 Maret 2026 dengan mekanisme pendaftaran melalui kantor desa sesuai domisili pendaftar.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan program Tasik Hejo yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup.

Baca Juga:SSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak YatimSekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 Pejabat

“Diharapkan Tasik Hejo ini dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Gerakan ini fokus pada penanaman pohon, pengurangan sampah, dan konservasi daerah resapan air, meminimalisir resiko bencana,” tambah Cecep.

Sementara itu, Camat Manonjaya Firman Krisnawan SSos MSi mengatakan Safari Ramadhan menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai agenda seremonial.

Menurut Firman, kegiatan ini menyasar masyarakat di berbagai kecamatan dan melibatkan unsur Forkopimda, tokoh agama, serta BUMN dan BUMD. Tujuannya untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kondusifitas wilayah, serta meningkatkan kebersamaan selama bulan suci Ramadan.

“Safari Ramadhan ini menjadi ajang penting bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk mendengarkan langsung kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan pemimpin dengan warganya,” ujarnya. (dik)

0 Komentar