Di sisi lain, Vlahovic selama ini dikabarkan meminta bayaran mendekati 10 juta euro per musim atau sekitar Rp170 miliar.
Selisih hampir Rp68 miliar per musim jelas bukan angka kecil. Agar kesepakatan tercapai, Juventus kemungkinan harus sedikit menaikkan tawaran mereka, sementara Vlahovic perlu menurunkan tuntutannya secara signifikan.
Secara matematis, kompromi bukan hal mustahil. Jika kedua pihak bertemu di angka tengah, misalnya 8 juta euro per musim (sekitar Rp136 miliar), maka kesenjangan bisa dipersempit tanpa merusak struktur gaji klub secara drastis.
Baca Juga:Presiden dan Pelatih Corinthians Tak Ijinkan Andre Gabung AC Milan: Rossoneri Ancam Tempuh Jalur HukumFlorenzi Sarankan AC Milan Pakai Formasi 4-3-3 saat Hadapi Inter: Leao Cocok untuk Serangan Balik Cepat
Namun hingga kini belum ada kepastian bahwa skenario tersebut benar-benar akan terwujud.
Yang jelas, dinamika telah berubah. Dari situasi yang tampak mengarah pada perpisahan, kini muncul peluang nyata bagi Vlahovic untuk tetap berseragam hitam-putih.
Bursa transfer Juventus pun memasuki fase menentukan. Apakah rayuan Chiellini cukup kuat untuk menjaga sang bomber tetap di Allianz Stadium? Jawabannya akan segera terungkap dalam beberapa hari ke depan.
