TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kecamatan Culamega terus berupaya menghidupkan kembali potensi wisata alam Danau Denuh, sebuah danau alami yang tersembunyi di kawasan perbukitan Tasikmalaya Selatan.
Objek wisata ini berada di perbatasan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, dan Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir.
Letaknya yang berada di atas bukit membuat Danau Denuh masih jarang tersentuh aktivitas wisata massal. Keasrian alamnya tetap terjaga dengan pepohonan rindang, udara sejuk, serta suasana tenang yang jauh dari kebisingan perkotaan.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Camat Culamega, Uu Saeful Uyun, mengatakan pihaknya saat ini tengah berupaya memperkenalkan kembali destinasi tersebut agar lebih dikenal masyarakat luas. Berbagai kegiatan lintas sektoral telah digelar di lokasi, mulai dari bakti sosial, penanaman pohon, hingga penebaran benih ikan.
“Kegiatan ini sekaligus mendukung program Gubernur Jawa Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta program Kabupaten Tasikmalaya Tasik Hejo,” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal promosi agar Danau Denuh tidak lagi menjadi destinasi tersembunyi. Selama ini danau tersebut sebenarnya sudah dikenal masyarakat Tasikmalaya Selatan, namun belum banyak diketahui wisatawan dari luar daerah.
Akses menuju lokasi memang cukup menantang. Pengunjung harus melewati jalur hutan, menyeberangi sungai kecil, serta jalan setapak yang terjal.
Medan tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta petualangan, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan komunitas off-road.
“Untuk saat ini kendaraan roda dua sudah bisa masuk. Memang masih perlu peningkatan akses, tapi sudah cukup layak,” tambahnya.
Selain menawarkan panorama alam yang asri, Danau Denuh juga dikenal sebagai spot favorit memancing. Beragam jenis ikan air tawar seperti ikan mas, nila, tawes, gabus, hingga nilem banyak ditemukan di danau tersebut, bahkan berpotensi menghasilkan tangkapan berukuran besar.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya
Potensi wisata lainnya pun cukup beragam. Area sekitar danau dinilai cocok dijadikan lokasi camping ground, kegiatan edukasi alam, hingga wahana air sederhana seperti rakit. Lanskap perbukitan yang mengelilingi danau juga menghadirkan pemandangan indah, terutama saat pagi dan sore hari.
