RADARTASIK.ID – Juventus kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan serius di Serie A.
Tim asuhan Luciano Spalletti sukses membungkam Parma dengan skor telak 4-1 di Stadio Tardini, sekaligus memperpanjang momentum positif setelah kemenangan krusial atas Napoli dan kelolosan ke babak play-off Liga Champions menghadapi Galatasaray.
Kemenangan ini membawa Juventus untuk sementara naik ke posisi keempat klasemen Serie A.
Baca Juga:Mateta Gagal Tes Medis di London, AC Milan Kirim Dokter ke ParisBiasin Bantah Fabregas Hanya Habiskan Duit Bos Djarum: Ide Lebih Penting dari Uang
Bianconeri kini hanya terpaut satu poin dari Napoli dan dua poin dari AC Milan, yang masih memiliki satu pertandingan tunda.
Hasil di Parma menjadi pernyataan tegas bahwa Juventus mulai menemukan kembali identitas dan keseimbangannya, di tengah hari-hari yang kacau akibat hiruk-pikuk bursa transfer.
Juventus mencetak empat gol pada laga pekan ke-23 tersebut. Dua gol dicetak oleh Bremer, sementara gol lainnya lahir dari Weston McKennie dan Jonathan David.
Satu-satunya noda dalam kemenangan meyakinkan itu datang dari gol bunuh diri Andrea Cambiaso, yang sempat membuat skor kembali imbang sebelum Juventus tancap gas di babak kedua.
Media Italia, khususnya Calciomercato, menyoroti penampilan luar biasa Bremer dan memuji bek tengah asal Brasil itu yang disebut bermain layaknya seorang striker.
Bremer membuka keunggulan Juventus melalui sundulan tajam di babak pertama.
Setelah skor berubah 1-1 akibat gol bunuh diri Cambiaso, Bremer kembali tampil sebagai penyelamat dengan melepaskan tendangan keras dari jarak dekat memanfaatkan kemelut di depan gawang Parma.
“Juventus mencari striker di bursa transfer, tetapi ternyata sudah memilikinya,” tulis Calciomercato, menyindir performa Bremer yang tampil mematikan di kotak penalti lawan.
Baca Juga:Jurnalis Italia Kagum dengan Sihir Spalletti di Juventus dan Puji Pelatih AC MilanMedia Italia Ungkap 4 Alasan AC Milan Curi Striker Incaran Juventus
Dua gol tersebut menjadi simbol dominasi Juventus sekaligus bukti efektivitas mereka dalam situasi bola mati, aspek yang sebelumnya kerap menjadi kelemahan.
Selain Bremer, Weston McKennie juga tampil impresif. Gelandang asal
Amerika Serikat itu mencetak gol indah dengan penyelesaian setengah salto dan terus merepotkan lini pertahanan Parma lewat pergerakan tanpa bola.
McKennie kini disebut-sebut sebagai pemain yang tak tergantikan dalam skema Spalletti.
Namun, kemenangan ini tidak sepenuhnya tanpa catatan negatif. Kenan Yildiz terlihat kelelahan dan harus meminta pergantian pemain lebih awal.
