CIAMIS, RADARTASIK.ID – Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna terus mendorong santri pada jenjang pendidikan formal SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan serius dan bimbingan intensif bagi siswa yang memiliki minat dan kesiapan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Untuk memastikan keseriusan dan kesiapan siswa, Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna melakukan seleksi internal yang berlangsung sejak Agustus hingga awal Oktober 2025.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Dari proses tersebut, pesantren mengusulkan nama-nama terbaik yang kemudian diverifikasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.
“Ternyata siswa SMA atau sederajat yang ada di Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna yang terjaring mengikuti proses bimbingan pembelajaran intensif ke PTN sebanyak 20 orang yang beruntung. Mereka pun ternyata lolos sebagai penerima beasiswa santri BAZNAS RI tahun 2025,” kata Direktur Program PTN Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, Yudi Riyadi MPd kepada Radar, Senin (2/2/2026).
Yudi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan BAZNAS RI kepada santri Pesantren Miftahul Ulum yang menempuh pendidikan formal. Menurutnya, beasiswa tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak mulia.
Dengan adanya beasiswa BAZNAS, santri memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
“Oleh karenanya, Pesantren Miftahul Ulum mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Program Beasiswa Santri BAZNAS diharapkan dapat membantu santri meningkatkan kualitas pendidikan dan kapasitas diri sehingga mampu menjadi pemimpin dan agen perubahan di masa depan.
“Ke depannya agar santri sudah saatnya mengambil peran berbagai posisi strategis dalam menentukan arah Pembangunan Nasional. Untuk itu, saat ini perlu dibekali dengan kemampuan keilmuan dan pengalaman yang mumpuni, salah satunya mempersiapkan mereka agar bisa melanjutkan Pendidikan Tinggi baik di PTN/PTS dalam negeri ataupun luar negeri,” ujarnya.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya
Sebanyak 20 santri penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2025 diharapkan menjadikan program ini sebagai pintu masuk untuk membangun kualitas diri, kemandirian, serta kepemimpinan agar mampu bersaing di tengah dinamika zaman.
