Jaga Performa Mesin Sepeda Motor Anda dengan Perawatan Radiator yang Tepat

Perawatan Radiator
Sistem pendingin cairan atau radiator memiliki peran vital dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil. (DAM for Radartasik.id)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Perawatan radiator pada sepeda motor sering kali dianggap remeh, padahal fungsinya sangat krusial dalam menjaga kinerja mesin tetap optimal.

Sistem pendingin cairan atau radiator memiliki peran vital dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil.

Tanpa perawatan yang baik, mesin berisiko mengalami overheat yang dapat merusak komponen internal, termasuk cylinder head dan bagian mesin lainnya.

Baca Juga:Decluttering: AHM Ajak Gen-Z Ciptakan Lingkungan Lebih Hijau dan BerkelanjutanRekomendasi Dedicated Server Berbasis Data Center Indonesia

Menurut Ade Rohman, Sub Department Head Technical Training PT Daya Adicipta Motora, radiator memiliki fungsi utama mengontrol panas mesin.

Jika radiator tidak berfungsi dengan baik, mesin bisa mengalami masalah serius yang mempengaruhi performa berkendara.

Untuk memastikan radiator tetap bekerja optimal dan memperpanjang umur mesin, berikut adalah beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan oleh pemilik sepeda motor:

1. Cek Volume Coolant Secara Berkala

Pemeriksaan coolant sangat penting untuk memastikan radiator berfungsi dengan baik.

Lakukan pengecekan volume air coolant di tabung reservoir dengan posisi mesin dalam keadaan dingin dan sepeda motor pada posisi standar tengah.

Volume coolant harus berada di antara tanda batas minimum (lower) dan maksimum (upper).

Jika volume coolant berkurang, segera tambahkan cairan pendingin hingga mencapai batas yang dianjurkan.

Baca Juga:BSI Meriahkan Peringatan HAB Ke-80 Kemenag di Kota Tasikmalaya, Bergerak Bersama Bangun Semangat KebersamaanPascapenggerebekan Kampung Ambon, Muncul Isu Menyeret Nama Kepala BNN dan Artis Shandy Aulia

2. Lakukan Penggantian Coolant Secara Teratur

Coolant perlu diganti secara berkala sesuai dengan interval yang tercantum dalam buku servis sepeda motor.

Penggantian coolant yang tepat dapat mencegah kerusakan pada sistem pendinginan.

Untuk hasil terbaik, disarankan untuk mengganti coolant di bengkel resmi, seperti AHASS.

Setiap tipe sepeda motor memiliki jadwal perawatan yang berbeda, jadi pastikan untuk mengikuti panduan di buku servis.

3. Gunakan Coolant yang Direkomendasikan

Penting untuk menggunakan cairan coolant yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.

Untuk sepeda motor Honda, misalnya, disarankan menggunakan Pre-Mix Coolant AHM yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor.

Menggunakan air biasa, baik itu air keran atau air mineral, tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan karat, endapan, dan menurunkan kinerja sistem pendinginan.

4. Jaga Kebersihan Sirip Radiator

Debu, lumpur, atau kotoran yang menempel pada kisi-kisi radiator dapat menghambat aliran udara dan menurunkan efisiensi pendinginan.

0 Komentar