“Saya meminta menargetkan pada awal tahun 2026 seluruh desa sudah memiliki koperasi yang aktif beroperasi,” ujarnya.
Terkait data Rumah Tidak Layak Huni (Rutiahu), Herdiat menekankan pentingnya akurasi agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
“Jangan sampai ada data yang salah, karena hal ini menyangkut keadilan bagi masyarakat kita yang membutuhkan,” katanya.
Baca Juga:Hadirkan Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya yang Modern, Inovasi E-GIFT Jadi SolusinyaDinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Gerak Cepat Lakukan Perbaikan di Ruas Jalan Salopa-Manonjaya
Herdiat juga mengingatkan agar seluruh jajaran dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem seperti banjir, longsor, dan pergerakan tanah.
“Oleh karenanya segera melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan bencana alam. Bisa dengan ingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Herdiat turut menyampaikan kabar membanggakan: Kabupaten Ciamis meraih penghargaan sebagai Kota Kecil Terbersih se-ASEAN.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah menjaga kebersihan dan lingkungan. Diharapkan terus pelihara budaya bersih ini. Mulai dari Gerakan Jumat Bersih (Jumsih) harus terus digalakkan dan menjadi bagian dari rutinitas ASN, kecamatan, hingga desa,” ujarnya. (riz)
