“Kita perlu menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan semua pihak terkait,” ujarnya.
H Mamat juga menyampaikan bahwa masyarakat siap mendukung dan terlibat aktif dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih responsif, baik dari segi infrastruktur, kurikulum, maupun tata kelola.
“Masyarakat di sini memiliki peran penting untuk memberikan umpan balik dan mendukung kebijakan pemerintah agar bisa selalu mengikuti perkembangan zaman. Hal ini tentunya akan berdampak positif pada kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda,” pungkasnya.
Baca Juga:Kala Sang Ketua DPRD Utak-Atik Sendiri Tunjangan Anggota Dewan, Dapat Rp 3,5 Miliar!Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Beri Warning, Dinas-Dinas Jangan Bikin Peta Konflik
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan regulasi pendidikan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Dukungan masyarakat diharapkan dapat mendorong revisi Perda agar lebih mampu menjawab kebutuhan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Jawa Barat. (igi/rls)
