Tidak lama setelah pertandingan berakhir, Juric diberhentikan dari jabatannya, sementara Roma kembali dalam pencarian pelatih baru.
Direktur olahraga Roma, Florent Ghisolfi, menyebutkan bahwa Juric adalah pelatih yang ambisius dan selalu menuntut yang terbaik dari para pemainnya.
”Ini bukan saat yang tepat untuk mengevaluasi masalah teknis dan taktis, dia (Ivan Juric) datang dalam situasi yang sangat sulit,” ujar Florent Ghisolfi seperti dikutip Football Italia, Senin, 11 November 2024.
Baca Juga:Badai di Roma, Francesco Totti Beri Dukungan Diam-Diam Terkait Pemecatan Ivan JuricTransformasi Ekonomi Kawasan Rebana Dimulai, bank bjb Siapkan Layanan Perbankan Terpadu
Ghisolfi menyampaikan bahwa keluarga Friedkin bersama dirinya tetap memiliki visi jangka panjang untuk terus berinvestasi dan memenangkan trofi.
Di balik pernyataan itu, tampak jelas bahwa keputusan-keputusan buruk selama ini telah menciptakan situasi yang sangat sulit bagi Juric, dan tanpa perubahan struktural serta komunikasi yang lebih baik, setiap pelatih baru akan menghadapi tantangan yang sama.
Jika Roma ingin kembali ke jalur kejayaan, maka fondasi klub harus diperbaiki dengan struktur yang lebih solid dan transparansi kepada para penggemar serta media.
Tanpa itu, upaya memperbaiki lingkungan AS Roma yang telah terlanjur toxic (beracun) ini akan menjadi sangat sulit. (Sandy AW)
