“Pokoknya yang utama itu pendampingan keluarga. Ketika keluarga tidak mengakui, lingkungan sudah merasa jengah karena kerap berbuat onar, tak sedikit penderita ODGJ yang diusir dari lingkungannya,” tegas Ruj’atun. (igi)
[/membersonly]
Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!
