Warga Ampera Dibacok Geng Motor

Warga Ampera Dibacok Geng Motor
0 Komentar

Diduga pengendara tersebut dalam pengaruh alkohol sehingga tidak bisa mengontrol saat berkendara. Akhirnya dia menabrak warga dan juga menubruk mobil yang sedang parkir. ”Diduga mabuk jadi tidak bisa kontrol saat berkendara,” katanya.

Pengendara mabuk tersebut juga sempat mendapat bogem-bogem mentah dari warga yang sedang ada di sekitar lokasi. Pasalnya warga kesal dengan kelakuan dari pemotor tersebut. ”Yang nabrak juga luka-luka,” ucapnya.

Terkait berandalan bermotor, beberapa waktu lalu Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan menyampaikan penanganan ulah begundal jalanan butuh dukungan regulasi. Di antaranya peraturan daerah (perda) yang secara spesifik untuk menekan bentuk kenakalan remaja yang mengarah kepada aksi kejahatan jalanan. ”Kami berharap Pemkot Tasikmalaya membuat peraturan daerah (perda) yang secara spesifik mengatur tentang geng motor ini,” ujarnya, Jumat (9/12/2022).

Baca Juga:Protein YudaDemokrat Seleksi Ketua PAC

Dia mencontohkan, penggunaan knalpot bising identik digunakan kelompok berandalan bermotor. Ketika diamankan, tidak ada efek jera yang bisa diberikan mengingat undang-undang lalu lintas hanya memberikan sanksi tilang. ”Misalnya saat kita razia dan kedapatan menggunakan knalpot bising, ya kita hanya bisa menilang. Kemudian karena mereka rata-rata masih di bawah umur, ada aturan lain yang harus diperhatikan,” tuturnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Radar, pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (10-11/12/2022), sekelompok pemuda yang menenggak minuman keras dibubarkan di Jalan Tarumanegara.

Di waktu dan lokasi berbeda, sebuah mobil rusak dihantam oleh remaja yang diduga berandalan motor di Jalan RE Martadinata Kecamatan Indihiang. (rga/rez)

[/membersonly]

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

Laman:

1 2
0 Komentar