Unit Pemberantasan Pungli Kota Banjar Datangi Desa-Desa, Ada Apa?

Unit Pemberantasan Pungli Kota Banjar
Ketua Pokja Yustisi UPP Kota Banjar bersama Pj Kades Rejasari menempelkan stiker barcode aduan masyarakat di meja pelayanan Kantor Desa Rejasari, Kamis 10 Agustus 2023. (Istimewa)
0 Komentar

Barcode itu supaya mempermudah kepada masyarakat apabila ditemukan hal-hal keterkaitan dengan yang namanya pungli. Jadi lebih cepat kita menangani laporan masyarakat. Sehingga Banjar zero pungli,” katanya.

Kepala Desa Sambut Kedatangan Unit Pemberantasan Pungli Kota Banjar

Kepala Desa Kujangsari Ahmad Mujahid menyambut baik kedatangan Unit Pemberantasan Pungli Kota Banjar. Dimana ini sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat kepada desa dalam antisipasi tindak penyelewengan, terutama pungutan liar.

“Tentunya ini suatu pengingat, jangan diartikan Saber Pungli datang kesini ada hal-hal negatif. Tetapi mereka itu mengingatkan kita supaya tupoksi sebagai perangkat desa pelayan masyarakat tentunya betul-betul dilaksanakan dengan baik,” kata Ahmad di Pendopo Desa Kujangsari Kecamatan Langensari.

Baca Juga:Cobain Nih Camping di Pantai Madasari Kabupaten Pangandaran, Bonus Bisa Nikmati Sunrise dan SunsetUjian Praktik SIM yang Baru Dinilai Lebih Mudah, Kasat Lantas: Jangan Grogi

Kepala Desa Kujangsari juga mendukung kegiatan yang dilaksanakan UPP Kota Banjar. “Karena bagi kami ini adalah pengingat, kontrol, agar kami tidak kebablasan dan ini memang baik,” ujarnya.

“Setiap saat apel dan briefing, saya selalu ingatkan bahwa perangkat itu sudah ada bayarannya, jangan menguntit dari mana-mana, karena itu hak dari masyarakat,” tutur Ahmad Mujahid.

Pj Kepala Desa Rejasari Dede Harisman SIP mengatakan, kehadiran UPP Kota Banjar bermanfaat untuk pemerintah desa.

”Ini sangat bermanfaat dan berguna. Supaya kita dalam menjalankan roda pemerintahan terutama penggunaan anggaran dari pusat yang bersifat ADD ataupun DD kita lebih waspada dan berhati-hati serta lebih kena terhadap sasaran dan penerima manfaat,” kata Dede Harisman.

Dede Harisman mengapresiasi langkah Unit Pemberantasan Pungli Kota Banjar yang terus meningkatkan pelayanan dengan menggunakan stiker barcode aduan yang langsung masuk sistem UPP Kota Banjar. Sehingga dapat mempercepat layanan dalam upaya pencegahan terjadinya pungutan liar.

“Mudah-mudahan masyarakat paham dan tahu bahwa yang namanya pemungutan tanpa ada aturan itu disebutnya pungli. Insya Allah akan saya sampaikan dan disosialisasikan ke masyarakat,” kata dia. (*)

0 Komentar