Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya Mau Dipindahkan Lagi, Kemana?

perpustakaan
Beberapa orang mengunjungi perpusda Kota Tasik. (Ayu Sabrina B/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kota Tasikmalaya akan dipindahkan. Namun lokasi barunya belum pasti. Saat ini Perpusda masih berkantor di Jalan Oto Iskandardinata.

Bidang Perpustakaan, Teguh Purnama, menceritakan bahwa pada 2021 Perpusda juga dipindahkan dari Komplek Perkantoran di Jalan Ir H Juanda dan menempati bekas kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar). Alasannya lokasi yang kurang strategis dan refresentatif.

Kini wacana serupa kembali digulirkan menyusul minimnya kunjungan masyarakat terhadap perpustakaan milik pemerintah daerah itu. Pemerintah menginginkan perpustakaan ditempatkan di lokasi eks kantor Bupati Tasikmalaya, di depan Taman Kota. Namun tanah itu masih milik Pemkab Tasikmalaya.

Baca Juga:PAN Kabupaten Tasikmalaya Segera Deklarasikan Koalisi untuk Pilkada 2024Gowes Bareng, Tasik Roadbike Community Siap Menyambut Azrul Ananda dan Kadal Cycling Club di Alun-Alun Ciamis

“Ini baru rencana. Belum pasti. Karena tanah yang tersedia (eks pemkab, red) belum milik pemkot. Jadi baru tahap rencana kedepannya. Itu juga kalau pemilik tanahnya bersedia,” kata Teguh kepada Radar, Kamis 24 April 2024.

Menurutnya eks gedung Pemkab Tasikmalaya cocok dijadikan kantor Perpusda Kota Tasikmalaya lantaran lokasinya berseberangan dengan Taman Kota yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap perpustakaan umum daerah.

“(Inginnya) seputaran pusat kota. Yang mudah diakses seluruh masyarakat kota. Adapun yang sekarang kurang luas dan kurang menciptakan wisata pustaka,” sebutnya.

Teguh menunjukkan Perpusda yang jadi impiannya adalah seperti di Kota Bogor, yang memiliki fasilitas lengkap dan mewah. “Mungkin cita cita kami seperti ini. Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan,” katanya sembari menunjukkan video.

Meski butuh waktu yang lama untuk membangun Perpusda dengan indikator demikian, Teguh berharap wacana itu bisa dibicarakan serius dan dimulai garapannya sesegera mungkin. “Kalaupun tanah kosong juga tidak apa apa. Butuh dukungan dari semua pihak,” jelasnya.

Dibertakan sebelumnya, minat membaca buku warga Kota Tasikmalaya, tergolong masih rendah. Minimnya jenis bacaan yang menarik dan fasilitas yang belum terstandar membuat minat baca belum optimal.

Dalam setahun terakhir, dari total jumlah warga Kota Tasikmalaya yakni 575 ribu. Hanya 20.125 yang pernah berkunjung ke Perpustakaan Daerah. Selain pengunjung individu, pihak Perpusda mengaku warga luar Kota Tasikmalaya yang mengerjakan penelitian seperti skripsi lebih sering datang. (Ayu Sabrina B)

0 Komentar