Makan Nasi Kotak, Malamnya Mual-Mual, Puluhan Siswa SMAN 1 Mangunjaya Pangandaran Keracunan Massal

siswa SMAN 1 Mangunjaya Pangandaran keracunan massal
Sejumlah siswa SMAN 1 Mangunjaya Pangandaran saat mendapat perawatan di ruang UKS, Jumat, 19 Juli 2024. (Deni Nurdiansah/Radartasik.id)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Sejumlah siswa baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Mangunjaya Kabupaten Pangandaran diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi kotak.

Informasi yang diperoleh Radartasik.id, sebanyak 19 siswa dirawat di sekolah, 16 siswa dirawat di Puskesmas Mangunjaya, 13 siswa dirawat di Puskesmas Padaherang, serta beberapa lainnya dirawat di klinik-klinik. Beberapa siswa sudah diperbolehkan pulang.

Kapolsek Padaherang AKP Aan Supriatna mengonfirmasi adanya dugaan puluhan siswa SMAN 1 Mangunjaya Pangandaran keracunan massal. 

Baca Juga:MAN 3 Tasikmalaya Kebakaran, Warga Berjibaku Padamkan Api dengan EmberSehari Dibutuhkan 20 Kantung Darah, PMI Kabupaten Tasikmalaya Siapkan Stok untuk Penderita Thalasemia

Dia menjelaskan pada Kamis malam, 18 Juli 2024, para siswa baru tersebut mengalami gejala mual, sakit perut, pusing, dan buang air besar setelah mengonsumsi nasi kotak.

Menurut Aan, ada beberapa siswa baru merasakan gejala pada pagi hari berikutnya. Mereka dirawat di ruang kelas, UKS, dan puskesmas terdekat. 

Aan juga menyatakan bahwa beberapa siswa sudah pulang ke rumah setelah kondisinya membaik. ”Kita belum bisa memastikan apa penyebabnya, namun sebelumnya, mereka makan nasi kotak di sekolah,” jelas Kapolsek Padaherang, Jumat, 19 Juli 2024.

Petugas Puskesmas Mangunjaya dr Rendi mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan infus dan obat-obatan perawatan. Untuk siswa dengan gejala berat, diberikan infus. 

Ada siswa yang mengalami demam dan nyeri ulu hati. Namun, dia belum bisa menyimpulkan penyebab pasti dari dugaan keracunan tersebut karena perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Orang tua siswa, Epon (40), mengungkapkan bahwa anaknya mulai mengalami gejala mual pada Jumat pagi dan diberitahu sekitar pukul 09.00. 

Dia mendengar bahwa anaknya makan nasi kotak saat kegiatan, yang berisi mi, telur, dan sambal. 

Baca Juga:Dicky Candra, Bermodal Beken, Dukungan Politik Belum Keren250 Anak Bandung Raya Dikhitan Massal oleh bank bjb

Epon menyatakan bahwa anaknya tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya dan masih dalam keadaan sehat sebelum kejadian. 

Hasil cek darah juga belum keluar sehingga penyebabnya masih belum diketahui.

Kepala SMAN 1 Mangunjaya Teti Gumiati menyatakan bahwa pihak sekolah segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat setelah kejadian. 

Menurut dia, beberapa siswa memang belum sarapan sebelumnya dan ada yang telat makan serta kelelahan. 

Dia mengonfirmasi bahwa para siswa menerima nasi kotak sebagai sarapan pada siang hari. (Deni Nurdiansah)

0 Komentar