Kopi Guranteng Menuju Ekspor

Kopi Guranteng Menuju Ekspor
ISTIMEWA PUNYA POTENSI. Desa Guranteng bersama para petani milenial melaksanakan seminar sekaligus ekspose Kopi Java Robusta asli Guranteng di Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa hari lalu.
0 Komentar

“Setelah ada pelatihan, kami mulai menerapkan cara yang sudah dipraktekan dengan pendamping dari ITB untuk memilah kopi dengan kualitas yang bagus. Alhamdulillah beberapa hari yang lalu, kami diundang untuk seminar sekaligus ekspose kopi Java Robusta khas Desa Guranteng di Institut Teknologi Bandung. Mudah-mudahan ke depannya, saya harap bisa ekspor,” katanya, berharap.

Kepala Desa Guranteng Endang Bahrum SPdI menyebutkan, hadirnya Kopi Java Robusta ini tidak lepas dari rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah desa yang bekerja sama dengan perguruan tinggi di Jawa Barat, dalam hal ini Institut Teknologi Bandung.

“Kita sudah tiga kali program kaitannya dengan ITB ini, di antaranya bagaimana strategi pengembangan desa melalui strategi pentahelik, sekolah literasi digital dan sekolah literasi kopi nusantara,” kata dia.

Baca Juga:Kenduri KabinetKinerja ASN DPUTRLH Terus Ditingkatkan

Lanjut dia, ini merupakan rangakian satu kesatuan dari program pengabdian masyarakat antara ITB dengan pemerintah desa. Kemudian mengundang beberapa petani, khsusunya petani muda yang sudah memulai penanaman pohon untuk kopi robusta.

“Karena di Desa Guranteng di bawah 1.000 MDPL, maka cocoknya ditanami kopi jenis robusta. Ke depan tren kopi ini bukan hanya trennya itu para sepuh, maka dihadirkan petani muda sekaligus calon-calin pemuda yang ingin menekuni di bidang perkopian,” ucap dia.

“Ke depan ingin bukan hanya petani saja, tapi dari para lulusna selolah literasi nusantara ini akan hadir pengusaha kopi, pengusaha kafe nya atau baristanya. Mungkin bukan hanya bermanfaat jualan di wilayah Gurnateng saja, tapi juga di tempat lainnya,” bebernya.

Dukungan ini, ujar Endang, tentu saja dari awal pihaknya menginginkan sekali mendukung para pemuda atau petani yang biasanya di Guranteng ini dalam hal proses penananaman dan panen tidak menggunakan prosedur yang seharusnya dilakuakn, karena prinsipinya ingin cepat dapat untung. (obi)

Laman:

1 2
0 Komentar