Ada 333 Titik Penyekatan Jalur

USAI PERTEMUAN. Kakorlantas Polri Irjen (Pol) Istiono melaksanakan konferensi pers usai rapat bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di NTMC Polri, Jakarta, Jumat (2/4/2021).

JAKARTA – Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran 2021. Ini dilakukan untuk menekan angka laju penyebaran Covid-19. Polisi menyiapkan 333 titik penyekatan di sejumlah jalur mudik.

“Sebagaimana keputusan pemerintah, Polri siapkan titik penyekatan. Ini untuk memastikan masyarakat tidak mudik pada lebaran 2021 mendatang,” ujar Kakorlantas Polri Irjen (Pol) Istiono di NTMC Polri, Jakarta, Jumat (2/4/2021).

Sebanyak 333 titik penyekatan tersebut berada di jalur arteri maupun jalur tol. Baik yang menuju Jawa maupun luar Jawa. Terutama dari Jakarta menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Yang menjadi konsentrasi polisi adalah jalur tol dan di jalur arteri. Yaitu Pantura, jalur tengah, jalur selatan hingga Jawa Tengah. “Titik titik penyekatan ini agar semua tidak bisa mudik sesuai aturan. Nanti ada aturan khusus yang disiapkan di lapangan,” ucapnya.

Seperti diketahui, pemerintah lewat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi melarang mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Yakni mulai 6-17 Mei 2021. Larangan ini berlaku bagi ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan masyarakat umum.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Jumat (2/4/2021) juga menggelar rapat bersama Kakorlantas Polri Irjen (Pol) Istiono membahas persiapan pengamanan larang mudik Lebaran 2021.

Rapat digelar di gedung NTMC Polri, Jakarta, Jumat (2/4/2021) menindaklanjuti SKB bersama Menko PMK Muhadjir Effendy tentang larangan mudik 2021. Sejumlah persiapan pengamanan arus lalu lintas dibahas termasuk penyekatan di titik-titik yang akan dilalui masyarakat yang nekat mudik.

“Hari ini saya bertandang ke Kakorlantas bersama beberapa eselon 1 dan 2 dan beberapa Kadis yang ada di Jawa. Apa yang kami bicarakan tadi adalah tindak lanjut dari surat keputusan Menko PMK tentang larangan mudik,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Budi Karya mengungkapkan telah memerintahkan para Dirjen untuk berkoordinasi dengan Kakorlantas Polri Irjen (Pol) Istiono dan Gugus Tugas Covid-19 membahas teknis pengamanan larangan mudik lebaran 2021. Menhub ingin penanganan larangan mudik tetap humanis namun tegas.

“Oleh karenanya saya menugaskan Dirjen Hubdar dan Dirjen lain untuk koordinasi dengan Kakorlantas dan gugus tugas, insya Allah apa yang dilakukan itu tetap tegas tetapi humanis,” ujarnya.

“Satu hal yang saya minta bahwa koordinasi ini tidak hanya di tingkat pusat tapi juga di tingkat daerah,” kata Budi Karya.

Menhub menyebut teknis soal pengamanan larangan mudik 2021 akan diumumkan pada konferensi pers hari Senin (5/4/2021).

Jumlah Kendaraan Meningkat
Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 185.916 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 (1 April 2021) libur Jumat Agung (Peringatan Wafat Isa Almasih).

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru dalam keterangan resminya mengatakan, total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 41,60 persen jika dibandingkan waktu normal.

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 93.947 kendaraan menuju arah Timur (50,53 persen), 51.793 kendaraan menuju arah Barat (27,86 persen) dan 40.176 kendaraan menuju arah Selatan (21,61 persen).

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol Kesehatan,” ujarnya, Jumat (2/4/2021). (rh/khf/fin)

Be the first to comment on "Ada 333 Titik Penyekatan Jalur"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: