Menggandeng Kemenag untuk Tekan Perceraian

SBAT. Sepasang pengantin mengikuti sidang isbat nikah saat nikah massal beberapa waktu lalu di Pendopo Kota Banjar.

BANJAR – Perceraian di Kota Banjar dari Januari sampai September 2020 mencapai 581 kasus. Satu tahun sebelumnya, jumlah kasus perceraian mencapai 1.000 lebih.

Hal itu diungkapkan Ketua Pengadilan Agama Kota Banjar Muhammad Iqbal SHI MA. Menurutnya, kasus perceraian masih didominasi akibat faktor ekonomi.

Istri menggugat cerai suaminya. ”Masih faktor ekonomi rata-rata,” ujar dia kepada wartawan, Jumat (25/9/2020).

Baca selengkapnya/berlangganan , disini

Be the first to comment on "Menggandeng Kemenag untuk Tekan Perceraian"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: