Belum Kompak Atasi Geng Motor

Belum Kompak Atasi Geng Motor
0 Komentar

Peran pemerintah saat ini, menurut dia, belum terlihat dalam penanganan berandalan bermotor. Seharusnya ada instruksi dari kepala daerah kepada bawahannya sampai tingkat RT RW untuk mencegah remaja-remaja dari perilaku yang mengarah pada aksi berandalan. ”Karena pemerintah punya tanggung jawab juga,” katanya.

Ketua Pemuda PUI Jawa Barat Deden Tazdad mengatakan upaya pencegahan harus lebih dimaksimalkan supaya berandalan bermotor bisa diminimalisir dan ditiadakan. Sebagaimana dulu, polisi getol mendatangi sekolah-sekolah karena indikasinya pelaku melibatkan pelajar. ”Kan bisa kelihatan pelajar-pelajar yang pakai motor knalpot bising dan ciri-ciri lainnya,” ujarnya.

Tokoh pemuda yang juga Ketua Gerombolan Persib Viking Tasikmalaya Iman Getih mengatakan pada dasarnya warga bisa saja bergerak secara langsung melakukan perlawanan. Namun pada akhirnya malah disalahkan karena dianggap main hakim sendiri. ”Dilawan kita yang kena, gak dilawan malah senaknya merusak dan melukai warga,” katanya.

Baca Juga:Jurnalis Radar Tasik Group Borong PenghargaanMau Voting

Apalagi korban dari kekejian berandalan motor sekarang ini bukan lagi sesama berandalan. Tidak sedikit korban merupakan warga secara acak yang tidak pernah berurusan dengan mereka. ”Jadi lawannya bukan berandalan motor lagi, tapi warga,” tuturnya. (rga)

[/membersonly]

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

Laman:

1 2
0 Komentar