Baznas Kota Tasik Kini Jadi Penyalur Telur ke Dinas-Dinas

Baznas kini jadi penyalur telur ke dinas-dinas.
Ilustrasi Telur. Net
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tasikmalaya kini memiliki tugas baru. Yakni menjadi penyalur telur ke organisasi perangkat daerah (OPD).

Sejauh ini, Baznas Kota Tasikmalaya harus menyalurkan sebanyak 1,730 butir telur kepada 39 instansi untuk bayi yang mengalami stunting. Sebab saat ini mereka adalah orang tua asuh anak-anak stunting itu.

Anggaran pengadaan telur tersebut, bersumber dari zakat dan sedekah yang dihimpun Baznas Kota Tasikmalaya.
Namun tidak diketahui secara jelas berapa alokasi anggaran untuk pengadaan telur tersebut.

Baca Juga:Ada Pohon Kelapa 1,2 Miliar di Kota Tasik, Kondisinya MemprihatinkanBansos Cair Lagi, Warga Sempat Ada yang Pingsan

Ketua Baznas Kota Tasikmalaya H Nasihin menjelaskan pihaknya diajak berkolaborasi oleh Pemkot yang menggalakkan gerakan orang tua asuh untuk bayi stunting. Hal itu gayung bersambut dengan program Tasik Sehat milik Banzas.

“Jadi sudah terencana di tahun sebelumnya, tidak mendadak karena ada gerakan orang tua asuh,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (31/3/2023).

Ketika rapat pembahasan dengan pemerintah kota, salah satu kebutuhan yang diperlukan yakni telur. Disepakati bahwa suplai telur menjadi tanggung jawab dari Baznas. “Bukan kami yang meminta, tapi hasil kesepakatan rapat,” terangnya.

Untuk sumber dananya, tentunya dari hasil zakat dan sedekah yang terhimpun. Namun pihaknya memastikan teknisnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Prinsipnya kan aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI,” terangnya.

Berdasarkan data yang ia terima, ada 1.730 bayi di bawah dua tahun (Baduta) yang harus mendapat asupan telur. Kebutuhan masing-masing anak yakni 2kg telur dalam 1 bulan.

Teknis pendistribusiannya, Baznas menitipkan kepada OPD selaku orang tua asuh. Volumenya sesuai dengan jumlah anak asuh masing-masing instansi. “Dalam sebulan dibagi dua kali pendistribusian, masing-masing 1Kg per anak,” tuturnya.

Penyaluran ke 39 Instansi/Lembaga

Berdasarkan data yang dimiliki Baznas, ada 39 instansi atau kelompok orang tua asuh. Paling banyak yakni Dinas Kesehatan dengan 200 bayi stunting dan Dinas Pendidikan dengan 100 bayi stunting.

Baca Juga:Ponsel Meledak Saat Dicas, Kamar Ludes Terbakar2 Rumah Tertimpa Longsor, 1 Rumah Jebol Atapnya

Pihaknya pun melakukan kroscek ke lapangan untuk memastikan telur yang didistribusikan bisa sampai. Sejauh ini semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. “Kalau sampai ada telur yang busuk, OPD harus menggantinya,” tuturnya.

0 Komentar