Dinas Janji SOR Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya Selesai Tepat Waktu

Sor mangunreja
Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya saat monitoring ke lokasi pembangunan kelanjutan SOR Mangunreja. (DOKUMENTASI KOMISI III)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup (DPU-TRPP-LH) Kabupaten Tasikmalaya memastikan pembangunan Sarana Olahraga (SOR), termasuk jalan dan jembatan penghubung, berjalan sesuai jadwal kontrak. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat 31 Desember 2026.

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi kedua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya bersama bidang bangunan serta bidang jalan dan jembatan DPU-TRPP-LH, Rabu (4/11/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Ketua Fraksi Golkar, Aang Budiana, mengatakan rapat tersebut membahas evaluasi sekaligus proyeksi penyelesaian pembangunan SOR dan infrastruktur pendukungnya.

Baca Juga:Bangun Karakter Siswa, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Tujuh KAIHPuluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun Manonjaya

“Yang pertama bidang bangunan terkait pembangunan SOR dan kedua bidang jembatan dan jalan terkait jembatan penghubung SOR. Kita rapat evaluasi dan proyeksi pembangunan jalan, jembatan dan SOR,” terang Aang.

Dalam rapat tersebut, pihak dinas menyampaikan bahwa tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, kontraktor juga telah dimintai penjelasan mengenai target penyelesaian pekerjaan.

“Pihak pengusaha telah di tanya dan waktu pekerjaannya hingga 70 hari kerja. Dan dari dua bidang bangunan, jalan dan jembatan berjanji akan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” tambah dia.

Aang menyebutkan, pembangunan sejumlah fasilitas penunjang SOR sudah mulai dikerjakan. Pekerjaan tersebut meliputi jembatan, jalan penghubung, jogging track, tribun hingga fasilitas lainnya di dalam kawasan SOR.

“Iya pekerjaan jembatan, jalan penghubung, jogging track, tribun dan lainnya di dalam kompleks SOR sudah dimulai,” kata Aang.

Dia juga mengungkapkan, sekitar 150 pekerja dilibatkan dalam pembangunan tersebut, termasuk tenaga kerja lokal yang ikut berkontribusi dalam pengerjaan berbagai fasilitas.

Khusus pembangunan jembatan, pekerjaan yang membutuhkan perhatian lebih adalah pembuatan abutment atau struktur penyangga jembatan. Selain itu, proses pengerukan dan pemadatan tanah untuk jalan penghubung juga menjadi bagian penting dalam tahapan pembangunan.

Baca Juga:Anggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi PeringatanDokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan Gratis

Aang menegaskan, Komisi III akan terus memantau perkembangan pekerjaan agar seluruh infrastruktur penunjang SOR selesai sesuai masa kontrak. Pengawasan diperlukan untuk mencegah terulangnya keterlambatan proyek infrastruktur.

“Kami akan ikut mengawasi progres pembangunan infrastruktur penunjang SOR ini. Sehingga tidak terjadi keterlambatan lagi seperti proyek rekontruksi jalan,” tambah Aang.

0 Komentar