CIAMIS, RADARTASIK.ID – PSGC Ciamis kembali gagal mengamankan poin di kandang sendiri. Menjamu PSMS Medan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026-2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (31/10/2026), Laskar Singacala harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Kekalahan tersebut memicu kekecewaan suporter. Mereka mendesak jajaran pelatih, pemain, hingga manajemen PSGC segera melakukan evaluasi menyeluruh. Tuntutan itu disampaikan langsung kepada CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, di halaman Stadion Galuh setelah pertandingan.
Dalam pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB itu, PSGC kesulitan membendung permainan PSMS Medan. Sebagai tuan rumah, PSGC berupaya memperkuat pertahanan sekaligus mencari celah untuk melancarkan serangan. Namun, tim tamu tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan serangan dan memanfaatkan ruang di lini pertahanan PSGC.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
PSMS Medan membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Phillerson. Pemain tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+2 sekaligus membawa PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, PSGC berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, upaya tersebut baru membuahkan hasil pada masa tambahan waktu.
PSGC mendapatkan hadiah penalti setelah pemain PSMS melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. Ezekhiel Ndouassel yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya pada menit 90+7. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut membuat kekecewaan suporter semakin besar. Mereka meminta manajemen tidak hanya melakukan pembenahan di level pemain, tetapi juga mengevaluasi kinerja tim pelatih dan seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan klub.
Menanggapi tuntutan tersebut, CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum memuaskan. Ia juga berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim berjuluk Laskar Singacala tersebut, meski meminta suporter memberikan waktu hingga putaran kedua.
“Saya mohon maaf dan berjanji akan evaluasi akan tetapi minta waktu sampai dengan putaran kedua. Oleh karenanya sabar dahulu, masih ada satu pertandingan lagi,” janji tersebut disampaikannya dihadapan para suporter PSGC Ciamis di halaman Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (31/10/2026) malam.
Herdiat bahkan secara terbuka menyatakan kesiapannya mengganti seluruh jajaran pelatih apabila hasil evaluasi mengharuskan adanya perubahan.
