“Putaran kedua saya akan mengevaluasi tim secara menyeluruh. Kalau perlu semua pelatih saya ganti dan kalau pemain taktiknya ganti,” tegasnya.
Tak hanya mengevaluasi tim teknis, Herdiat juga menyatakan kesiapannya bersama jajaran manajemen untuk mundur apabila perubahan yang dijanjikan tidak dapat direalisasikan.
“Kalau tidak bisa dilaksanakan, tidak didengar, semua, saya dan jajaran manajemen mundur,” katanya.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
Herdiat juga mempersilakan apabila ada pihak dari masyarakat maupun suporter yang ingin mengambil alih pengelolaan klub kebanggaan masyarakat Tatar Galuh tersebut.
Meski demikian, ia meminta seluruh elemen suporter tetap memberikan kesempatan kepada manajemen untuk melakukan pembenahan. Menurutnya, dukungan suporter tetap dibutuhkan agar PSGC bisa bangkit dan memperbaiki performa pada putaran kedua.
“Mari melangkah bersama, berikan waktu kesempatan untuk mengevaluasi, pada putaran kedua kita maju sama-sama,” katanya.
Ia pun berharap dukungan Balad Galuh dan seluruh pecinta PSGC tetap terjaga, sehingga tim kebanggaan masyarakat Ciamis tersebut dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya.
“Saya berharap dukungan Balad Galuh dan seluruh elemen pecinta PSGC tetap terjaga agar tim kebanggaan Ciamis itu bisa bangkit pada putaran kedua ini,” pungkasnya. (riz)
