TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi isu yang belum terverifikasi. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung stabilitas perekonomian.
Pesan itu disampaikan Viman saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya di Kecamatan Cibeureum, Selasa (27/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan perayaan hari jadi kota.
Viman menegaskan, menjaga situasi tetap kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Terlebih, pemerintah daerah tengah berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan aktivitas perekonomian berjalan dengan baik.
Baca Juga:Hibah Aset Pemkot-Pemkab Tasikmalaya Dinilai BermasalahBalita 1,5 Tahun di Tasikmalaya Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Turun Tangan
“Abdi nyuhunkeun sadayana kompak. Jangan termakan isu-isu yang menyerang pemerintah. Karena pemerintah itu pasti berjuang demi rakyat, hadir bersama rakyat, dan ingin harga-harga itu murah,” ujar Viman.
Menurut dia, masyarakat perlu lebih cermat menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Informasi yang belum jelas kebenarannya berpotensi memicu kesalahpahaman hingga mengganggu hubungan antara masyarakat dan pemerintah.
Karena itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya berupaya memperkuat penyampaian informasi publik melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta kanal resmi pemerintah. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat membedakan fakta dari kabar yang belum terkonfirmasi.
“Pemerintah juga berusaha memberikan informasi yang baik di tengah masyarakat. Ini bagian dari kewajiban kami dalam keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat bisa mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar,” katanya.
Viman menambahkan, menjaga stabilitas harga bukan perkara mudah karena dipengaruhi berbagai faktor, tidak hanya kondisi lokal. Meski demikian, pemerintah terus berupaya menjalankan program pembangunan dan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terpecah oleh informasi yang dapat memicu konflik, tetapi tetap menjaga kekompakan dan mendukung upaya bersama dalam membangun Kota Tasikmalaya.(Firgiawan)
