Jordan Bardella, ketua partai sayap kanan radikal National Rally, menyoroti kegagalan pemerintah dalam mencegah terjadinya kekerasan. “Pemerintah telah gagal, dan kepala negara telah gagal menjalankan tugas utamanya untuk melindungi rakyat Prancis,” ujarnya kepada para wartawan di kantor pusat partainya.
“Saya menyerukan kepada rakyat Prancis agar, di luar hak mereka untuk menyampaikan protes, mereka juga menggunakan hak suara mereka dalam pemilihan umum,” kata Bardella.
Bardella berkampanye bersama Marine Le Pen, tokoh sayap kanan radikal, yang selama beberapa bulan terakhir secara konsisten menempati posisi teratas dalam berbagai jajak pendapat menjelang pemilihan presiden Prancis yang dijadwalkan berlangsung pada musim semi mendatang. (ap)
