Pacu Prestasi Cabor Basket, Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Bola Basket

Disparpora
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan pelatihan wasit dan pelatih basket, Senin 19 Oktober 2026. (Radika Robi Ramdani/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya mulai menghidupkan kembali pembinaan olahraga bola basket melalui pelatihan bagi 50 pelatih dan wasit di GOR PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Senin (19/10/2026).

Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga sekaligus memperluas pembinaan basket hingga tingkat kecamatan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaring potensi atlet muda dan mendorong peningkatan prestasi basket Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Aam Rahmat Selamet, mengatakan, pelatihan tersebut dilatarbelakangi kondisi olahraga basket daerah yang selama ini belum berkembang optimal. Karena itu, pembinaan perlu kembali diaktifkan agar olahraga basket semakin dikenal dan diminati masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.

Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan

“Olahraga basket ini sebelumnya sempat tidur-tidur dikit. Sekarang kita mulai bangunkan dan aktifkan kembali. Harapannya, basket tidak hanya berkembang di perkotaan, tetapi juga bisa menyebar ke berbagai daerah dan kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Menurut Aam, pemerataan pembinaan menjadi salah satu fokus agar kesempatan mengenal dan mengembangkan bakat basket tidak hanya terbuka bagi anak-anak di perkotaan. Dukungan pelatih yang kompeten diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi atlet muda di berbagai wilayah untuk kemudian dibina secara berkelanjutan.

Pelatihan tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri dari pelatih dan wasit. Keduanya menjadi unsur penting dalam membangun ekosistem basket yang berkualitas, baik dalam proses latihan dan pengembangan kemampuan atlet maupun dalam memimpin pertandingan sesuai regulasi.

Aam menjelaskan, peningkatan kompetensi pelatih dan wasit diperlukan untuk mengikuti perkembangan peraturan dan teknis permainan bola basket. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memperbarui pengetahuan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap aturan yang berlaku.

“Masih banyak pelatih dan wasit yang perlu memperbarui pemahaman mengenai aturan dan teknis terbaru dalam bola basket. Maka dari itu, pelatihan ini menjadi sarana untuk meng-upgrade pengetahuan agar mereka lebih memahami aturan secara detail dan rinci,” jelasnya.

Untuk menunjang peningkatan kapasitas peserta, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang memiliki lisensi nasional maupun internasional. Kehadiran pemateri berkompeten diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta, baik dalam menyusun dan menjalankan pembinaan atlet maupun dalam menerapkan regulasi saat memimpin pertandingan.

0 Komentar