Aam berharap pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembinaan basket di lapangan. Kompetensi pelatih dan wasit yang meningkat harus diikuti dengan pembinaan yang lebih terarah agar potensi atlet daerah dapat berkembang dan mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
“Harapannya, melalui pelatihan ini prestasi basket Kabupaten Tasikmalaya bisa meningkat. Atlet-atlet kita harus memiliki kesempatan untuk berkembang dan mampu bersaing di ajang PORDA, kompetisi nasional, maupun kejuaraan lainnya,” katanya.
Ke depan, penguatan kompetensi pelatih dan wasit diharapkan menjadi bagian dari pembinaan basket yang merata dan berkelanjutan. Dengan semakin luasnya jangkauan pembinaan serta meningkatnya kualitas sumber daya manusia olahraga, kebangkitan basket Kabupaten Tasikmalaya diharapkan tidak hanya ditandai dengan bertambahnya aktivitas olahraga, tetapi juga lahirnya atlet-atlet berprestasi dari berbagai wilayah.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
“Dengan demikian, kebangkitan basket Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya ditandai dengan meningkatnya aktivitas olahraga, tetapi juga lahirnya atlet-atlet berprestasi dari berbagai wilayah,” pungkasnya.
Kepala Bidang Olahraga Sera Sani Verana berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi para pelatih san wasit pada cabang olahraga basket. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan berefek pada prestasi cabor basket ke depannya,” bebernya.(obi)
