TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – CNY Foundation menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang menghanguskan lima rumah panggung di Kampung Cigupit, Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (14/10/2026).
Di tengah penyaluran bantuan tersebut, Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan pada 2027.
Bantuan uang masing-masing Rp 2 juta diberikan kepada lima warga yang rumahnya habis terbakar, yakni Adin (52), Saodah (57), Kosim (44), Saepuloh (56), dan Maman Ruhiman (31). Selain itu, dua warga yang rumahnya terdampak kebakaran menerima bantuan masing-masing Rp 500 ribu.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
CNY Foundation juga menyalurkan seragam sekolah bagi anak-anak korban kebakaran. Bantuan lainnya berupa pakaian dan beras disalurkan melalui kerja sama dengan masyarakat yang turut menunjukkan kepedulian terhadap para korban.
Pembina CNY Foundation, H Cecep Nuryakin SPd MSi, mengatakan bantuan tersebut disalurkan setelah pihaknya melihat langsung kondisi warga terdampak kebakaran. Ia juga mengapresiasi pemberitaan Radar Tasikmalaya yang mengangkat peristiwa tersebut sehingga mendorong kepedulian terhadap para korban.
“Terima kasih berita kebakaran tersebut sudah diangkat di Radar Tasikmalaya. Kebetulan kami bersama teman-teman CNY Foundation hari ini berkunjung ke lokasi korban kebakaran di Desa Pedangkamulyan, Bojonggambir,” ungkap Cecep.
Cecep mengaku bersama rekan-rekannya telah mengunjungi warga untuk melihat langsung kondisi mereka setelah kebakaran yang menghanguskan lima rumah panggung tersebut.
“Alhamdulillah kami dapat memberikan bantuan kepada lima orang korban yang rumahnya habis terbakar, termasuk dua orang warga yang terdampak kebakaran,” kata Cecep.
Di luar penyaluran bantuan, Cecep yang juga Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi Gerindra menilai peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah, terutama terkait ketersediaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran.
Menurut dia, keterbatasan mobil damkar di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan berpotensi menghambat penanganan kebakaran. Karena itu, pengadaan mobil damkar di setiap kecamatan dinilai penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban
“Konkret kami, dalam momentum pembahasan APBD 2027, sudah saatnya pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan,” dorong Cecep.
