Informasi yang tidak sesuai dengan kondisi risiko dan kebutuhan penyelamatan dapat membingungkan masyarakat, terutama wisatawan yang tidak mengenal medan setempat.
Penataan ulang rute evakuasi pun dinilai mendesak. Pemerintah dan pihak terkait perlu memastikan setiap petunjuk mengarah ke lokasi yang benar-benar aman, disertai perhitungan waktu tempuh, akses jalan, serta kondisi medan.
Sebab, dalam situasi bencana, papan petunjuk bukan sekadar pelengkap fasilitas wisata. Ketepatan arah bisa menentukan keputusan seseorang dalam menyelamatkan diri.
Baca Juga:Dinasti Literasi Komunitas Cermin Tasikmalaya, Wariskan Pengetahuan Bukan KekuasaanKetika Petarung Tarung Derajat Naik Vespa di Kota Tasikmalaya: Kalem, Ramah dan Penuh Santun
Jangan sampai ketika ancaman datang, petunjuk yang seharusnya memberi jalan keluar justru menyisakan tanda tanya. (deni nurdiansah)
