Sekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya Bakal Naik Kelas, Gedung Permanen Dibangun 2027

Sekolah Rakyat 41
Atraksi pelajar SR 41 saat Open House Sambara Karya 2026 di Sekolah Rakyat 41, Jalan Suaka, Kelurahan Sambongpari, Kamis (8/10/2026). Istimewa
0 Komentar

Saat ini, Sekolah Rakyat 41 memiliki tiga rombongan belajar. Para peserta didiknya berasal dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya menghadapi keterbatasan dalam mengakses pendidikan dan memiliki pandangan pesimistis terhadap masa depan.

Namun, menurut Viman, kondisi itu perlahan mulai berubah.

Dari ruang kelas dan panggung sederhana, para siswa mulai menunjukkan keberanian serta optimisme. Bagi Pemkot, perubahan tersebut menjadi salah satu hasil penting dari keberadaan Sekolah Rakyat.

“Anak-anak ini dari keluarga prasejahtera. Dulunya tidak ada harapan, hari ini ada harapan. Sekarang optimisme mereka tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga:Miras Masih Beredar di Kota Tasikmalaya Lewat COD, Belasan Botol Diselipkan dalam Tas RanselTelkomsel-PosDigi Bidik 200 Ribu Agen Pos Lewat Paket Sat Set

Viman juga mengapresiasi kepala sekolah dan para guru yang selama ini mendampingi peserta didik. Menurutnya, membina siswa Sekolah Rakyat memiliki tantangan tersendiri sehingga membutuhkan kesabaran, perhatian dan pendampingan yang lebih kuat.

Ke depan, Pemkot Tasikmalaya berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi menjadi salah satu pintu untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Pembangunan gedung permanen, penguatan fasilitas hingga penyediaan ribuan buku diharapkan membuat kesempatan pendidikan bagi anak-anak keluarga prasejahtera semakin terbuka.

“Insyaallah ini menjadi komitmen ke depan bahwa Sekolah Rakyat adalah salah satu jalan untuk memutus rantai kemiskinan,” tegas Viman.

Dengan pembangunan permanen yang ditargetkan mulai awal 2027, Pemkot Tasikmalaya kini dituntut memastikan proses pengadaan lahan berjalan lancar. Sebab, semakin cepat fasilitas tersedia, semakin cepat pula ruang tumbuh bagi anak-anak Sekolah Rakyat diperluas.

Bukan sekadar gedung baru, tetapi investasi agar kemiskinan tidak diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (ujang nandar)

0 Komentar