TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Kebijakan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengenai penataan Dadaha tampaknya tidak sepenuhnya mampu dipahami oleh para pejabat terkait. Khususnya mengenai struktur tim yang bertanggung jawab untuk mengerjakan penataan tersebut.
Dalam 3 pekan terakhir, progres penataan Dadaha cenderung jalan di tempat. Belum ada lagi pembenahan kawasan yang ditempati PKL, petugas Satpol PP dan Dishub pun tak lagi tampak melakukan penjagaan di lapangan.
Terkait kelanjutan penataan, masing-masing pejabat tidak berani banyak bicara. Alasannya, penjelasan dilakukan satu pintu oleh ketua tim penataan. Hanya saja, mereka menyebutkan bahwa ketua tim masih belum ada SK.
Baca Juga:Kontingen Kota Tasikmalaya Targetkan Peringkat 15 di Porprov Jawa BaratStan Cimol di Event Tasikmalaya October Dadaha Festival Kebakaran, Pedagang Alami Luka
Semetara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan bahwa tim penataan Dadaha sejak awal tidak dibentuk secara khusus. Sehingga tidak ada SK penugasan khusus terhadap pejabat, termasuk ketua tim. “Jabatannya (ketua) tim itu adalah asisten (Asda),” ujarnya.
Maka dari itu, dirinya menegaskan bahwa tim penataan tidak pernah kehilangan kepemimpinan setelah Asep MP pensiun. “Pengganti Asep MP kan sekarang sudah ada Plt-nya,” ujarnya.
Viman menyebutkan bahwa kendali tim penataan melekat pada jabatan Asda 1 yang saat ini dijabat oleh Ade Hendar sebagai Plt. “Asda 1,” tegas Viman.
Hal ini juga menimbulkan kerancuan soal posisi Asep MP yang sebelumnya disebut-sebut sebagai ketua tim. Pasalnya pria yang saat ini menjadi Dewan Pengawas RSUD itu sebelumnya menjabat sebagai Asda 3.
Terlepas dari struktur yang ada, Viman mengatakan bahwa penataan secara rutin dievaluasi setiap minggunya. Karena baik penempatan PKL maupun rekayasa lalu lintas saat ini masih dalam tahap uji coba. “Nah ini kan tahap uji coba dalam satu bulan,” terangnya.
Viman tidak bisa menjelaskan hasil evaluasi dan tindak lanjut dari upaya penataan Dadaha tersebut. Namun pihaknya memastikan bahwa Pemkot akan membuat Dadaha lebih tertata. “Kita akan konsisten, komitmen,” katanya.
Sebelumnya, Kasatpol PP Yogi Subarkah menyebut penunjukkan ketua tim yang baru masih diproses. “Sedang dikonsep,” ucapnya.
