Mahasiswa sebagai kelompok pengguna jalan yang aktif dinilai memiliki peran penting dalam menyebarkan kebiasaan berkendara yang lebih aman. Kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan menghindari perilaku berisiko menjadi bagian dari upaya mengurangi potensi kecelakaan.
Dari sisi perlindungan pengguna jalan, Dwi Restu Handoyo dari Jasa Raharja turut memberikan pemahaman mengenai risiko kecelakaan lalu lintas serta pentingnya langkah pencegahan. Edukasi mengenai keselamatan diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, menjelaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara perlu disampaikan dengan cara yang relevan dengan kehidupan generasi muda.
Baca Juga:SMAN 9 Bandung Cetak Sejarah, SMA BPK Penabur Cirebon Pertahankan Tahta di Honda DBL 2026 Jawa BaratDosen Unsil Dorong Guru SMA Terpadu Darussalam Ciptakan Pembelajaran Digital Berbasis POE2WE
Melalui tema kopi, DAM mencoba menghadirkan pesan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya berkaitan dengan keterampilan teknis mengendarai kendaraan, tetapi juga kemampuan seseorang dalam mengenali kondisi dirinya sebelum mengambil keputusan di jalan.
Ia menyampaikan bahwa kopi dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, termasuk saat melakukan perjalanan. Namun, ketika tubuh telah menunjukkan tanda kelelahan atau mengantuk, pengendara tetap perlu mengutamakan keselamatan dengan berhenti dan beristirahat.
Seminar “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi” berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi mengenai kebiasaan mengonsumsi kopi ketika merasa lelah saat perjalanan.
Melalui sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa keputusan kecil di jalan dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan. Mengenali sinyal tubuh, menghindari berkendara dalam kondisi tidak prima, serta memilih waktu istirahat yang tepat menjadi langkah sederhana yang dapat mencegah risiko kecelakaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye #Cari_Aman yang terus digaungkan DAM untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tentang kemampuan mengoperasikan kendaraan, tetapi juga bagaimana setiap pengendara mampu mengambil keputusan yang bijak.
Melalui edukasi safety riding di Universitas Widyatama, DAM berharap mahasiswa dapat menjadi generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas dan turut menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua pengguna jalan. (rls)
