Bagi Eranio, tantangan Amorim bukan sekadar menemukan susunan pemain terbaik.
Pelatih asal Portugal itu juga harus menemukan cara memaksimalkan pemain dengan karakter berbeda—termasuk Modrić yang kini lebih membutuhkan sistem yang melindungi energinya daripada tuntutan untuk terus bermain dengan intensitas tinggi.
