Surveyor Finance di Tasikmalaya Divonis 3 Tahun Penjara, Manipulasi Data 15 Kredit Motor Rugikan Rp367 Juta

surveyor finance Tasikmalaya
Sidang putusan mantan surveyor PT Summit Oto Finance (SOF) di Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Jumat (25/9/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Hasil pengecekan terhadap sejumlah nama lainnya juga menemukan persoalan serupa.

Bahkan, berdasarkan uraian perkara, terdapat pihak yang namanya tercantum sebagai debitur tetapi tidak merasa menandatangani perjanjian kredit.

Data yang seharusnya menjadi pintu pertama untuk memastikan kelayakan kredit justru diduga menjadi celah. Kredit pun berjalan, sementara sebagian nama hanya menjadi kendaraan administratif untuk mencairkan pembiayaan.

Akibat perkara tersebut, PT Summit Oto Finance Cabang Tasikmalaya disebut mengalami kerugian Rp367.141.235,64 dari total pokok pembiayaan awal sekitar Rp381,63 juta.

Baca Juga:Pembunuhan Pria Bertato di Ciawi Tasikmalaya, Kapolres: Ketiganya Saling Kenal dan Dipukul Pakai GitarPembangunan Kota Tasikmalaya 2025 Capai 907 Paket, Viman Ingatkan Manfaat dan Pemeliharaan

Tim Penasehat Hukum PT Summit Oto Finance, Yos Rajendra, mengatakan perkara bermula dari adanya aplikasi berupa KTP dan KK yang diberikan seseorang yang kini berstatus DPO.

Menurut Yos, Rizwan mengetahui bahwa para calon debitur tersebut hanya digunakan namanya sebelum melakukan survei.

“Moh. Rizwan sebelum melakukan survei sudah mengetahui bahwa para debitur ini hanya pinjam nama,” ujar Yos usai sidang putusan.

Yos menyebut total debitur yang digunakan namanya mencapai 15 orang. Akibat perbuatan tersebut, perusahaan mengalami kerugian lebih dari Rp367 juta.

Pihak SOF juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memberikan data pribadi hanya karena tergiur imbalan.

Selain itu, SOF akan melakukan pemblokiran surat-menyurat kepemilikan terhadap 15 unit motor yang terkait perkara tersebut.

Langkah itu dilakukan agar kendaraan tidak digunakan secara ilegal. SOF juga meminta pihak yang saat ini menguasai 15 unit motor tersebut segera menyelesaikan persoalannya dengan PT Summit Oto Finance Cabang Tasikmalaya.

Jika tidak, perusahaan menyatakan akan mempertimbangkan upaya hukum lanjutan.

Baca Juga:Tiga Terduga Rekan Jenazah Pria Bertato Ciawi Dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota3 Rekan Pria Bertato yang Jenazahnya Tergeletak di Emperan Toko Ciawi Tasikmalaya Diamankan

Kasus ini sekaligus memperlihatkan bagaimana data pribadi dan proses verifikasi kredit dapat menjadi titik rawan ketika pemeriksaan administratif hanya berhenti pada berkas.

Di atas kertas terlihat layak, tetapi ketika pintu lapangan dibuka, ceritanya bisa berbeda. (rezza rizaldi)

0 Komentar