Batik Jalatrang Ciamis Jaga Warisan Budaya Tatar Galuh

Batuk jalatrang
Ketua Rumah Batik Jalatrang Creative Elsa Nuari Hardiana (kiri) menunjukkan produksi batiknya dalam Festival Literasi di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026). (Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

Sementara itu, KPwBI Tasikmalaya turut mendorong pengembangan UMKM kreatif di Kabupaten Ciamis melalui kegiatan JAZIRAH kolaborasi CCE 2026 yang digelar di Wisata Karangkamulyan Ciamis pada 5-7 Juni 2026.

Kepala KPwBI Tasikmalaya Laura Rulida Eka Sari Putri mengatakan, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat akselerasi ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Priangan Timur, khususnya Kabupaten Ciamis.

Penguatan mencakup pengembangan rantai nilai halal, peningkatan kapasitas UMKM, perluasan akses pembiayaan syariah, penguatan literasi masyarakat, serta pemanfaatan digitalisasi dalam aktivitas ekonomi, termasuk perluasan akseptasi pembayaran digital melalui QRIS.

Baca Juga:Bangun Sinergi dengan KPAID, Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Siapkan Formulasi Tangani Bullying di MadrasahPotensi Zakat Dapur MBG di Kabupaten Tasikmalaya Tembus Rp 4,5 Miliar, Ini Kata BAZNAS

“Mengingat Kabupaten Ciamis ini memiliki modal luar biasa untuk pengembangan ekonomi syariah, banyak UMKM kreatif, pondok pesantren, kuliner yang khas, dan kekayaan budaya serta pariwisata yang menjadi kebanggaan tatar Galuh,” katanya Jalinan Sinergi Ekonomi Syariah Priangan Timur (JAZIRAH) kolaborasi Ciamis Creative Expo (CCE) 2026 di Wisata Karangkamulyan Ciamis pada Jumat (5/6/2026). (riz)

0 Komentar