Mahasiswa menegaskan, momentum Hari Tani Nasional seharusnya menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mengevaluasi berbagai persoalan pertanian di daerah, sekaligus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani.
Mereka meminta pemerintah tidak hanya membuat regulasi perlindungan lahan pertanian, tetapi juga memastikan aturan tersebut berjalan di lapangan sehingga lahan pertanian tidak terus tergerus oleh alih fungsi lahan.
Selain persoalan lahan, mahasiswa juga mendesak pemerintah meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Sekda Bilang Sederhana, Wali Kota Bilang Beragam!Politik Senyum Arief Arseha!
Aksi tersebut menjadi bagian dari refleksi mahasiswa terhadap kondisi sektor pertanian sekaligus bentuk desakan agar pemerintah daerah lebih serius menangani persoalan lahan, petani, regulasi pertanian, dan ketahanan pangan. (Ujang Nandar)
