Selama bertahun-tahun, keduanya terbiasa menjaga rumah ibadah agar orang lain dapat beribadah dengan tenang.
Kini, giliran mereka meninggalkan sejenak rutinitas di masjid dan menjalani perjalanan spiritual ke tempat yang selama ini mungkin hanya mereka bayangkan dalam doa.
Namun bagi Hendi dan Agus, perjalanan itu boleh jadi akan menjadi salah satu bagian paling berharga dalam perjalanan pengabdian mereka.
Baca Juga:Di Kota Tasikmalaya, Oktober Diprediksi Masih KeringDorong Pendidikan yang Adaptif, BNI dan Unpad Perkuat Kolaborasi
Dari lantai masjid yang setiap hari mereka bersihkan, dari pengeras suara yang mereka pastikan siap digunakan, dan dari rutinitas sederhana melayani jamaah, langkah mereka kini mengarah ke Mekkah. (Ujang Nandar)
