Penghargaan Atas Pengabdian, 2 Marbot Masjid di Kota Tasikmalaya Diberangkatkan Umroh

marbot masjid berangkat umroh
Ketua DMI Kota Tasikmalaya H Tatang Faried melepas 2 Marbot yang diberangkatkan umroh di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Selasa (22/9/2026). (Istimewa)
0 Komentar

Karena itu, menurut dia, kesempatan umrah tersebut bukan semata-mata perjalanan menuju Tanah Suci. Program itu juga menjadi bentuk perhatian kepada orang-orang yang selama ini bekerja dalam senyap untuk menjaga keberlangsungan kegiatan masjid.

Jika pada tahun sebelumnya PD DMI Kota Tasikmalaya hanya mendapatkan jatah satu orang marbot untuk diberangkatkan melalui program Aqua, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi dua orang.

Hendi dan Agus dijadwalkan menjalankan ibadah umrah selama sembilan hari bersama jamaah lainnya yang diberangkatkan dalam program tersebut.

Baca Juga:Di Kota Tasikmalaya, Oktober Diprediksi Masih KeringDorong Pendidikan yang Adaptif, BNI dan Unpad Perkuat Kolaborasi

Tatang berpesan agar keduanya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Ia juga meminta kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memperbanyak amal dan ibadah.

“Jaga kesehatan dan manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan amaliah ibadah selama di Tanah Suci,” ujarnya.

Bagi DMI, bertambahnya kuota tersebut menjadi harapan agar program penghargaan kepada marbot dapat terus berkembang. Tatang berharap pada tahun-tahun berikutnya jumlah marbot yang mendapat kesempatan serupa semakin banyak.

“Kalau tahun lalu satu orang, tahun ini meningkat menjadi dua orang. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih dari tiga orang,” katanya.

Hingga saat ini, kata Tatang, sudah tiga marbot yang diberangkatkan melalui program tersebut. Meski jumlahnya belum banyak, manfaat program mulai dirasakan langsung oleh para marbot yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masjid.

Ke depan, ia berharap bentuk apresiasi tidak hanya menyasar marbot, tetapi dapat berkembang kepada unsur lain di lingkungan organisasi DMI.

“Untuk saat ini baru marbot. Ke depan mudah-mudahan bisa meningkat untuk pengurus ranting, kemudian pengurus kecamatan dan pengurus PD DMI, serta lainnya,” tutur Tatang.

Baca Juga:BNI Bikin Keseruan Jatinangor Music Fest Makin LengkapDari Iwan Saputra ke Demi Hamzah: Estafet Senapan, Estafet Prestasi!

Harapan itu menunjukkan bahwa penghargaan terhadap pengurus masjid tidak harus selalu hadir dalam bentuk materi. Bagi sebagian orang, kesempatan beribadah di Tanah Suci bisa menjadi hadiah yang jauh lebih bermakna setelah bertahun-tahun memberikan tenaga untuk kepentingan jamaah.

Kini, Hendi dan Agus membawa bekal yang lebih dari sekadar pakaian dan perlengkapan perjalanan. Ada doa dari keluarga, jamaah, para pengurus DMI, serta para kiai yang hadir dalam pelepasan mereka.

0 Komentar