Ia menegaskan, pemerintah tidak memberikan janji muluk kepada para sukwan.
Namun, komitmen untuk memperjuangkan solusi tetap akan dibahas bersama TPAD dan jajaran internal pemerintah daerah.
“Tidak ada janji hari ini. Yang ada komitmen untuk berjuang mencari jalan keluar agar pelayanan kebersihan tetap berjalan,” katanya.
Saat ditanya soal kemungkinan pemberian insentif maupun pengangkatan para sukwan, Diky menyebut hal itu masih akan dibahas dalam forum internal pemerintah.
Baca Juga:Sampah Kota Tasikmalaya Baru 300 Ton Per Hari, Punya Teknologi Pengolahan Menjadi Energi Apakah Masih Jauh?Judi Online dan Pinjol Ilegal Jadi Alarm, Kodim Tasikmalaya Gandeng OJK Lakukan Pemberantasan
“Kurang lebih ada 116 orang. Kami cukup optimistis usulan ini bisa disetujui pimpinan, tapi kami tidak ingin mendahului keputusan,” pungkasnya. (rezza rizaldi)
