Sampah Kota Tasikmalaya Baru 300 Ton Per Hari, Punya Teknologi Pengolahan Menjadi Energi Apakah Masih Jauh?

proyek pengolahan sampah terbesar di dunia
Para petugas Depo Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya saat mengangkut sampah, Senin (18/5/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Menurut Ade, kondisi armada pengangkut sampah yang terbatas dan sebagian sudah tua membuat persoalan sampah terus berulang, terutama saat volume meningkat pada musim libur panjang.

“Kalau hanya rutinitas angkut ke TPA tanpa diolah, ya TPA akan terus terbebani. Sampah itu bukan hilang, hanya pindah tempat,” sindirnya, Minggu (17/5/2026).

Ia mendorong pemerintah segera membentuk tim khusus untuk mengakses bantuan pusat dan membuka kolaborasi regional agar peluang pengolahan sampah modern tidak hanya jadi bahan seminar dan wacana musiman saat gunungan sampah mulai viral.

Baca Juga:Judi Online dan Pinjol Ilegal Jadi Alarm, Kodim Tasikmalaya Gandeng OJK Lakukan PemberantasanHanafi Lepas Pelajar Tasikmalaya ke Seleksi Paskibraka Jabar di Tengah Tekanan Anggaran

Sebelumnya, gunungan sampah di Depo Pasar Cikurubuk yang sempat menutup akses jalan akhirnya berhasil ditangani petugas DLH Kota Tasikmalaya setelah dilakukan pengangkutan intensif ke TPA Ciangir selama beberapa hari terakhir.

Kondisi di sejumlah titik krusial lain seperti SL Tobing, Pasar Lama dan Dadaha juga diklaim mulai terkendali. (rezza rizaldi)

0 Komentar