Putar Otak Produsen Tahu Tempe di Ciamis, Ketika Kedelai Impor Mengalami Kenaikan Harga

produsen tempe putar otak
Perajin tempe di Dusun Cikaret Desa Sukamulya Kecamatan Cihaurbeuti saat memproduksi tempe di tempat usahanya, Senin (18/5/2026). (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

“Harga kedelai impor tinggi dan daya beli masyarakat menjadi hal yang harus dihadapi para perajin tahu,” katanya.

Di tengah kendala harga kedelai melambung tinggi, khusunya demi bertahan ”dapur tetap bisa ngebul” para perajin harus berpikir keras. “Oleh karenanya, saat ini ukuran tahunya pun disesuaikan kondisi saat ini,” ujarnya.

Artinya, dengan kondisi tersebut ia tak mau lama-lama harga kedelai impor tinggi. “Inginnya cepat segera turun harga cepat turun dan bisa membaik daya beli masyarakatnya,” katanya. (riz)

0 Komentar