Ia mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya, sejumlah dapur MBG di Ciamis masih bergantung pada pasokan bahan pangan dari luar daerah karena produksi lokal belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan.
“Kebutuhan beras saat ini sudah mampu dipenuhi dari produksi lokal Ciamis. Namun untuk komoditas sayuran, sekitar 30 hingga 40 persen masih didatangkan dari luar daerah,” katanya.
Karena itu, Herdiat meminta seluruh pengurus KDMP mampu mengembangkan potensi lokal desa masing-masing dan menjalankan pengelolaan koperasi secara baik serta akuntabel.
Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama
“Koperasi bukan sekadar urusan administratif semata, tetapi bagaimana potensi lokal dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan mampu menerapkan tata kelola koperasi yang transparan dan partisipatif,” pungkasnya.
