Atas berbagai persoalan tersebut, warga Mugarsari memilih menarik diri dari keterlibatan sebagai panitia lokal, termasuk menolak menjadi marshal.
Sikap ini menjadi sinyal bahwa komunikasi yang abai bisa berujung pada minimnya dukungan sosial.
“Kami mundur karena sejak awal tidak dilibatkan secara baik,” pungkasnya. (firgiawan)
