AC Milan Hasilkan Dana Segar Rp1,7 Triliun dari Penjualan Pemain

AC Milan
Ilustrasi AC Milan
0 Komentar

5. Noah Okafor ke Leeds United – €9,7 juta (Rp164,9 miliar)

6. Tommaso Pobega ke Bologna FC – €7 juta (Rp119 miliar)

7. Yacine Adli ke Al Shabab – €5,1 juta (Rp86,7 miliar)

8. Marco Sportiello – €0,3 juta (Rp5,1 miliar)

Rekor Baru dalam 30 Tahun

Total €101,8 juta (Rp1,73 triliun) ini menempatkan musim 2025/2026 sebagai yang terbaik dalam 30 tahun terakhir dari sisi keuntungan penjualan pemain.

Rekor sebelumnya terjadi pada musim 2001/2002 dengan €78 juta (Rp1,33 triliun), disusul musim 2009 dengan €74 juta (Rp1,26 triliun).

Sementara itu, musim 2024/2025—yang juga mencakup penjualan Reijnders—berada di posisi keempat dengan €55,9 juta (Rp950,3 miliar).

Baca Juga:3 Pemain Bergaji Tinggi di AC Milan Terancam Angkat Koper Jika Gagal Lolos ke Liga ChampionsDaftar Pemain Muda Berkualitas yang Jadi Incaran Inter Milan: Dari Marco Palestra Hingga Nico Paz

Musim 2012, yang ditandai dengan penjualan Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, menghasilkan €53,4 juta (Rp907,8 miliar) dan melengkapi lima besar.

Capaian ini menunjukkan bahwa Milan tidak hanya aktif di lapangan, tetapi juga cermat dalam mengelola aset pemain.

Namun, keberhasilan finansial ini tetap menyisakan pertanyaan besar: apakah strategi ini cukup untuk menjaga daya saing tim?

Dengan ketidakpastian terkait Liga Champions, manajemen Milan kini dihadapkan pada tantangan klasik—menyeimbangkan kesehatan finansial dengan ambisi meraih prestasi.

Bursa transfer musim panas mendatang akan menjadi penentu arah Rossoneri ke depan.

0 Komentar