Viral Video Sayur Basi Pada Menu MBG di Pangandaran

Sayur basi MbG Pangandaran, video viral
Potongan gambar pada video menu MBG dari SPPG banjarharja yang disebut basi, beberapa waktu lalu
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Sebuah video menunjukan orang marah-marah, terhadal sajian menu program menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Banjarharja Kecamatan Kalipucang mendadak viral, karena yang disajikan sudah basi.

Temuan itu pertama kali mencuat melalui unggahan media sosial Facebook oleh akun bernama Sadi Sadi, yang mengaku sebagai penerima manfaat program tersebut.

Unggahan itu pun dengan cepat menjadi viral. Dalam postingannya, ia mengaku kecewa terhadap kualitas makanan yang diberikan, terutama karena penerima manfaat merupakan anak-anak balita.

Baca Juga:Aktivis Mahasiswa Sebut DPRD Kota Tasikmalaya Gagal Mengawal Penyelesaian BanjirRumah Ono Surono Digeledah KPK Saat Dirinya Konsolidasi Partai di Aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya

“Ini SPPG Banjarharja Pangandaran maksudnya niat mau ngasih makanan bergizi, atau mau meracuni anak-anak balita di kampung saya?” Ungkapnya belum lama ini.

Ia pun menilai makanan itu tidak layak dikonsumsi, apalagi untuk anak-anak balita. Beruntung, makanan itu sempat diperiksa oleh orang tua sebelum diberikan kepada balita. “Untung dicek dulu. Ternyata benar, kondisinya sudah basi,” katanya.

Dalam unggahan itu, ia pun menyinggung soal tanggung jawab jika terjadi hal yang tidak diinginkan, serta mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait program MBG.

Ia menyarankan agar program itu lebih efektif jika bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai kepada penerima manfaat.

Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) SPPG Banjarharja Agung Maulana membenarkan adanya kejadian itu. Ia menyebut makanan yang dimaksud adalah sayur capcay.

“Itu kemarin Rabu (1/4/2026). Setelah kita telusuri, yang posting itu hanya satu orang (satu akun Facebook). Tapi tetap saja, kita mengakui bahwa makanan itu mungkin tidak layak,” ungkapnya.

Alasannya, kemarin itu pihaknya masih beradaptasi dan di awal belum menemukan menu yang sempurna. “Dan memang kemarin ada kendala bahan baku. Jadi sayurnya sempat menunggu, sehingga kondisinya agak layu,” ucapnya.

Baca Juga:Tiang Reklame Mengancam Keselamatan, Perlu Pemeriksaan Usai Cuaca Ekstrem2026 Penuh Teriakan! Mulai Pencairan Proyek Sampai Urusan THR

Ia pun memastikan sudah melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Hari ini pun kalau ada masakan yang agak kurang baik, kita buang dan masak lagi,” jelasnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar