Empat Kantong di Musda Golkar!

Musda golkar
Ketua DPD Gerindra Jawa Barat H Amir Mahpud saat menghadiri Musda Golkar di Bandung. (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ia datang tanpa banyak kata. Tapi semua mata langsung tahu: itu bukan kehadiran biasa.

Di ballroom mewah The Trans Luxury Hotel Bandung, Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Jawa Barat berjalan sebagaimana mestinya, penuh tata aturan, penuh senyum formal, penuh kalkulasi politik yang tak pernah benar-benar diucapkan.

Namun siang itu, ada satu warna yang berbeda. Putih-krem. Itu bukan warna Golkar. Itu warna Prabowo Subianto.

Baca Juga:SDM Kota Tasikmalaya Terendah (2): Efek yang Tidak Terlihat, Tapi Terasa!KA Ciremai Tertahan Longsor di Jalur Maswati-Sasaksaat

Adalah H Amir Mahpud. Ketua DPD Gerindra Jawa Barat. Ia hadir lengkap dengan seragam khas partainya: kemeja empat kantong—dua di dada, dua di bawah. Desain yang konon dirancang langsung oleh Prabowo. Terinspirasi dari gaya pejuang. Sederhana. Tanpa banyak logo. Tapi justru itu yang membuatnya kuat. Simbol kesetaraan, katanya.

Dan hari itu, simbol itu duduk di barisan depan Musda Golkar. Bukan sebentar. Dari awal. Sampai akhir.

Politik, seringkali, bukan tentang apa yang diucapkan. Tapi siapa yang hadir. Berapa lama ia duduk. Dan di kursi mana ia ditempatkan.

H Amir Mahpud tahu itu. Dan para elit partai yang hadir—lebih tahu lagi. Tak heran jika bisik-bisik mulai beredar di antara meja-meja bundar: ini bukan sekadar kunjungan silaturahmi. Ini sinyal. Sinyal dari atas. Sinyal dari Istana.

Ia disambut hangat. Bahkan sangat hangat. Ace Hasan Syadzily—yang kini menjabat Gubernur Lemhanas—menyambutnya seperti kawan lama. Di sampingnya ada MQ Iswara. Lalu deretan tokoh lain: Idrus Marham, Nurul Arifin, hingga Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.

Nama terakhir itu terlihat paling cair. Paling akrab. Percakapannya dengan Amir Mahpud tampak seperti bukan baru kemarin sore. Barangkali memang bukan.

Yang menarik, H Amir Mahpud tidak diposisikan sebagai tamu biasa. Ia duduk di depan. Bersama para sesepuh. Bahkan sempat diminta maju ke panggung. Hanya untuk satu hal sederhana: foto bersama.

Baca Juga:SDM Kota Tasikmalaya Terendah Kedua dari Bawah se-Jawa Barat!Alhamdulillah, 75 Siswa MAN 1 Tasikmalaya Lulus SNBP

Dalam politik, tidak ada yang benar-benar sederhana. Di sisi lain panggung, sejarah kecil sedang ditulis.

Daniel Mutaqien resmi terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat. Tanpa voting. Tanpa drama. Aklamasi. Jalan mulus itu terjadi setelah Ahmad Hidayat mundur dari pencalonan. “Betul, sudah terpilih aklamasi,” ujar Yomanius Untung, Ketua Steering Committee Musda.

0 Komentar