Emaxwell Souza Buka Suara Usai Gagal Penalti ke Gawang Dewa United hingga Persija Gagal Pepet Persib Bandung

Emaxwell Souza Buka Suara Usai Gagal Penalti ke Gawang Dewa United
Emaxwell Souza Buka Suara Usai Gagal Penalti ke Gawang Dewa United hingga Persija Gagal Pepet Persib Bandung. Foto: Persija
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Persija gagal menang saat menjamu Dewa United pada 15 Maret 2026 di Jakarta International Stadium atau JIS dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/26.

Persija bermain imbang lawan Dewa United 1-1. Hasil tersebut tidak hanya meninggalkan satu cerita, melainkan rangkaian emosi yang dirasakan seluruh elemen tim.

Para pemain, staf pelatih, hingga ribuan suporter yang memadati stadion JIS menyadari bahwa kemenangan sempat berada begitu dekat sebelum akhirnya terlepas.

Baca Juga:Bawa 1 Poin dari Borneo FC, Kapten Persib Marc Klok Menjanjikan Perbaikan saat Melawan Semen PadangBojan Hodak Bicara Peta Persaingan Juara Super League Usai Persib dan Persija Hanya Dapat 1 Poin Tambahan 

Bagi penyerang Persija, Emaxwell Souza, pertandingan itu terasa seperti perjalanan emosional yang naik turun dalam satu malam.

Ia sempat membawa tim ibu kota unggul pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit 45+4.

Gol tersebut lahir dari penyelesaian tenang di depan gawang yang langsung memantik ledakan sorak-sorai dari tribun JIS.

Namun sepak bola sering kali menyimpan cerita tak terduga.

Pada pengujung babak kedua, Maxwell mendapatkan kesempatan emas untuk mengunci kemenangan Persija melalui titik putih.

Penalti itu berpotensi mengubah papan skor menjadi 2-1 sekaligus memastikan tiga poin tetap berada di Jakarta. Sayangnya, peluang tersebut gagal dimaksimalkan.

Emaxwell Souza buka suara usai gagal penalti ke gawang Dewa United.

Dalam refleksinya setelah pertandingan, Maxwell mengakui bahwa sepak bola kerap menghadirkan dua sisi emosi dalam satu waktu—kebahagiaan dan kesedihan.

Baca Juga:Perasaan Berguinho Melawan Mantan Klub, Borneo FC, Kini Jadi Top Assist Bagi Persib BandungMarc Klok Ingat Persija Saat Menghadapi Borneo FC Soal Laga Ketat dan Penuh Persaingan Seperti Final

Ia menilai pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting dalam perjalanan kariernya yang masih panjang.

“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padauk,” ujarnya usai laga.

“Kesalahan seharusnya menjadi pelajaran untuk perjalanan panjang di depan. Pikiranku kuat dan tetap terlindungi. Aku akan bangkit dan kembali lebih kuat. Mimpi tetap hidup, harapan belum mati,” ujar Maxwell.

Menurutnya, kesalahan harus diterima sebagai bagian dari proses, sementara mental yang kuat menjadi kunci untuk bangkit dan melangkah lebih jauh.

Ia menegaskan bahwa semangat dan harapan untuk terus berjuang bersama Persija tidak pernah padam.

Penyerang asal Brasil itu juga menyampaikan penyesalan atas kegagalannya menuntaskan penalti.

0 Komentar