Meski begitu, Inter sebenarnya masih memiliki keinginan kuat untuk mempertahankan sang striker.
Thuram terikat kontrak hingga 30 Juni 2028 dengan gaji sekitar €6 juta per musim atau sekitar Rp102 miliar (kurs €1 = Rp17.000).
Dalam kontraknya juga terdapat klausul pelepasan senilai €85 juta atau sekitar Rp1,45 triliun, yang dapat diaktifkan pada musim panas tertentu.
Baca Juga:Courtois Bantah Jadi Penyebab Xabi Alonso Dipecat Real Madrid: Saya Pernah Dilatih ConteBologna Tahan Imbang AS Roma 1-1: Gasperini Singgung Sepak Bola Ala Rugby
Nilai tersebut menunjukkan bahwa Inter menilai Thuram sebagai aset penting bagi tim.
Terlebih lagi, Nerazzurri merekrutnya secara gratis setelah kontraknya di Borussia Monchengladbach berakhir.
Artinya, jika suatu saat dijual dengan harga tinggi, Inter berpotensi memperoleh keuntungan besar dari sisi neraca keuangan.
Di tengah spekulasi yang berkembang, laporan terbaru justru meredam rumor tersebut.
Jurnalis transfer Italia Matteo Moretto menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada kontak antara Juventus dan pihak Marcus Thuram.
Informasi tersebut disampaikan Moretto dalam sebuah video di kanal YouTube milik pakar transfer Fabrizio Romano.
Menurutnya, setelah melakukan verifikasi terhadap berbagai sumber, rumor tentang kemungkinan Juventus merekrut Marcus Thuram saat ini tidak memiliki dasar yang kuat.
Baca Juga:Diincar AC Milan dan Inter, Leon Goretzka Minta Gaji dan Bonus SelangitLa Gazzetta: Inter Tak Keberatan Jual Bastoni ke Barcelona
Juventus disebut memiliki prioritas lain di pasar transfer, sementara perekrutan Thuram dinilai terlalu kompleks untuk diwujudkan dalam waktu dekat.
Dengan kata lain, ide menyatukan kembali dua putra Lilian Thuram di Turin memang terdengar menarik, tetapi untuk saat ini kemungkinan tersebut masih jauh dari kenyataan.
Bursa transfer musim panas memang selalu penuh kejutan, namun hingga saat ini Marcus Thuram belum masuk dalam rencana konkret Juventus.
