Makanan Pedas
Cabai dan bumbu pedas dapat merangsang produksi asam lambung.
Pada sebagian orang, kondisi ini menyebabkan iritasi ringan dan rasa penuh di perut.
Ketika lambung sensitif setelah puasa, makanan pedas bisa mempercepat munculnya gejala kembung.
Apalagi jika dikombinasikan dengan makanan berlemak.
Baca Juga:Ciptakan Visual Estetik Saat Buka Puasa dengan Prompt Gemini AIEdit Foto di Outdoor Saat Ramadan Pakai Prompt Gemini AI Ini, Hasilnya Auto Estetik
Produk Olahan Susu
Susu, keju, dan es krim mengandung laktosa yang tidak semua orang dapat cerna dengan baik.
Bagi yang memiliki intoleransi laktosa ringan, konsumsi produk ini dapat menghasilkan gas berlebih.
Akibatnya perut terasa tegang dan tidak nyaman setelah berbuka.
Gejala ini sering muncul beberapa jam setelah makan.
Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji biasanya tinggi lemak, garam, dan bahan tambahan.
Kombinasi tersebut memperlambat proses pencernaan dan memicu penumpukan gas.
Tekstur yang padat juga membuat lambung bekerja lebih keras setelah seharian kosong.
Jika dikonsumsi rutin selama puasa, risiko gangguan pencernaan meningkat.
