Ingin Pulang Kampung, Paulo Dybala Akan Tinggalkan AS Roma

Paulo Dybala
Paulo Dybala Foto: Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Masa depan Paulo Dybala bersama AS Roma memasuki fase krusial yang bisa membuatnya meninggalkan Olimpico musim depan.

Kontrak sang penyerang asal Argentina akan berakhir pada 30 Juni mendatang, dan hingga kini belum ada kepastian mengenai perpanjangan kerja sama.

Situasi ini memicu spekulasi bahwa “La Joya” bisa segera mengakhiri petualangannya di ibu kota Italia.

Baca Juga:Unggah Foto yang Menyinggung di Instagram, Bek Real Madrid Minta Maaf ke Rakyat ChinaJoan Laporta: Barcelona Tolak Tawaran Rp4,25 Triliun dari PSG untuk Lamine Yamal

Sejumlah laporan dari Italia menyebutkan, suasana di internal Giallorossi tidak sepenuhnya optimistis terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan baru.

Didatangkan secara gratis pada musim panas 2022 setelah kontraknya berakhir bersama Juventus, Dybala awalnya diproyeksikan sebagai pusat proyek jangka panjang Roma.

Dengan kualitas teknik, visi bermain, dan pengalaman internasionalnya, ia diharapkan menjadi simbol kebangkitan klub.

Namun, dalam perjalanannya, berbagai faktor membuat situasi berubah.

Dybala saat ini menerima gaji bersih sebesar 6 juta euro per musim, belum termasuk bonus.

Nominal tersebut dinilai cukup berat bagi struktur finansial Roma saat ini, terutama dengan kebijakan efisiensi yang tengah dijalankan manajemen.

Selain faktor ekonomi, kondisi fisik juga menjadi pertimbangan penting.

Dalam empat musim terakhir, Dybala kerap mengalami cedera berulang yang memengaruhi konsistensinya.

Dampaknya terlihat pada performa yang tidak lagi setajam masa-masa terbaiknya.

Meski demikian, kontribusinya tetap signifikan. Berdasarkan data Transfermarkt, Dybala mencatatkan 45 gol dan 26 assist dalam 135 penampilan bersama Roma.

Baca Juga:Mantan Pelatih AC Milan: Penghargaan Perdamaian untuk Trump Aib Bagi SepakbolaTersingkir dari Liga Champions: Inter, Atalanta dan Juventus Kehilangan Dana Segar Rp561 Miliar

Statistik itu menunjukkan bahwa ketika fit, ia tetap menjadi pemain pembeda.

Namun musim ini perannya mulai menyusut. Di bawah arahan Gian Piero Gasperini, Dybala hanya tampil dalam 22 pertandingan dengan torehan tiga gol dan empat assist.

Ia tak lagi menjadi pusat permainan seperti sebelumnya.

Roma disebut telah menawarkan opsi perpanjangan kontrak dengan pemotongan gaji.

Tawaran tersebut menjadi bentuk kompromi: klub ingin mempertahankan pengalaman dan kualitasnya, tetapi dengan beban finansial yang lebih ringan.

Di sisi lain, Dybala tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan dan tengah mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan pulang kampung ke Argentina.

Salah satu destinasi yang paling santer dibicarakan adalah Boca Juniors, klub raksasa Superliga Argentina.

0 Komentar