Di akhir arahannya, Diky turut meminta doa untuk Wali Kota Tasikmalaya yang sedang sakit serta mengajak seluruh ASN menyambut Ramadhan dengan hati bersih—bukan hanya dari debu kantor, tapi juga dari debu perilaku.
“Semoga kita selalu loyal, menjaga marwah pimpinan, dan menyambut Ramadan dengan hati yang bersih,” tuturnya.
Dengan nada satir, Diky seolah menegaskan: reformasi birokrasi di Kota Tasikmalaya tak cukup dengan apel dan slogan.
Baca Juga:Pers, Polisi, dan Kamera yang Tak Pernah TidurSidak Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya Bongkar Masalah Izin Lapangan Padel
Yang dibutuhkan adalah ASN yang benar-benar bekerja lurus—bukan sekadar berdiri lurus di lapangan upacara. (rezza rizaldi)
